Penahanan Vanessa Angel Diperpanjang, Kuasa Hukum Minta Segera P 21

0
43
VA
Vanessa Angel

SURABAYA. Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur memperpanjang masa penahanan artis Vanessa Angel (VA) selama 40 hari ke depan untuk keperluan pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka kasus dugaan prostitusi dalam jaringan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan perpanjangan masa penahanan dilakukan karena VA sudah menjalani 20 hari penahanan.

“Permohonan perpanjangan penahanan ini kita tembuskan ke pengadilan, kejaksaan, dan keluarga yang bersangkutan, untuk diperpanjang selama 40 hari ke depan,” kata Barung, di Mapolda Jatim di Surabaya, Jumat, 22 Februari 2019.

Dijelaskan Barung, permohonan perpanjangan penahanan terhadap artis VA dilakukan sesuai peraturan yang ada.
“Permohonan perpanjangan penahanan dalam rangka kita memperjelas dan menyiapkan berkas yang ada untuk kepentingan VA di kejaksaan,” katanya.

Barung berharap pada pekan depan, berkas-berkas pemeriksaan tersangka VA yang akan diserahkan untuk tahap I ke Kejaksaan Tinggi sudah rampung.

“Kita harapkan minggu depan sudah ada kejelasan bahwa kasus ini sudah kita majukan tahap I dan kemudian koreksi-koreksi yang kita dapatkan untuk kelengkapan bisa kita lengkapi dengan perpanjangan penahanan itu,” ujarnya.

Dalam kasus pelacuran daring, polisi menetapkan VA sebagai tersangka yang diduga melanggar UU ITE, karena disebut-sebut aktif menyebar foto dan video vulgar dirinya

Kuasa Hukum Berharap Segera P21

Sementara Rahmat Santoso, kuasa hukum VA mengatakan perpanjangan penahahan merupakan hak penyidik. Namun penyidik perlu mempertimbangkan beberapa hal, termasuk kondisi kesehatan.

IMG 20190126 WA0000 20190131181446640
Rahmat Santoso, SH,MH

“Itu kewenangan penyidik, jika memang ada yang krusial. Tapi kan sebenarnya masalah ini ndak terlalu rumit. Jadi kalau menurut saya ya alangkah baiknya untuk tidak diperpanjang,” pintanya.

Selama ini, Rahmat mengaku telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Namun hingga kini belum ada kabar mengenai persetujuan surat tersebut.

“Kita kuasa hukum sudah mengajukan. Tapi kan soal disetujui atau tidak itu kewenangan penyidik Polda terutama Direskrimsus,” katanya.

Rahmat berharap kasus Vanessa segera dilimpahkan ke kejaksaan (P 21). Nantinya, pihak kuasa hukum siap melakukan pembuktian-pembuktian atas kasus yang menimpa kliennya di pengadilan.

“Kalau kita kan kuasa hukum itu pembuktiannya di pengadilan. Kalau di penyidikan ini, saya tidak boleh banyak komentar,” pungkasnya. (tom)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here