Operasi Subuh, Begini Cara KPK Tangkap Bupati Cianjur!

0
39
Bupati Cianjur
Bupati Cianjur

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar sebagai tersangka korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur tahun 2018.

Irvan ditetapkan sebagai tersangka bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi; Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Rosidin; dan kakak ipar Irvan, Tubagus Cepy Sethiady.

Terbongkarnya kasus Irvan berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT), Rabu subuh, 12 Desember 2018. Irvan bersama anak buahnya diduga memotong DAK Pendidikan sebesar 14,5 persen dari total Rp 4 6,8 miliar.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menyatakan pihaknya melakukan penyelidikan kasus ini sejak Agustus 2018. Setelah menemukan sejumlah petunjuk dan bukti awal pihaknya melakukan OTT dengan menangkap tujuh orang.

Dalam operasi senyap tersebut tim KPK tak ikut mencokok kakak ipar Irvan, Tubagus Cepy Sethiady. Lembaga antirasuah meminta Tubagus segera menyerahkan diri. (antara/tom)

Kronologi OTT Bupati Cianjur

Pukul 05.00 WIB:
Basaria menyebut KPK mengidentifikasi perpindahan uang yang dikemas dalam kardus dari mobil Rosidin (sopir) ke mobil Cecep Sobandi sekitar pukul 05.00 WIB. Tim KPK sudah mengetahui bahwa kardus tersebut berisi uang yang dikumpulkan dari kepala sekolah SMP di Cianjur. Keduanya ditangkap KPK.

Pukul 05.17 WIB:
Setelah itu tim KPK menangkap Rosidin di rumahnya, sekitar pukul 05.17 WIB. Selepas itu tim KPK menciduk Ketua Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Cianjur Rudiansyah dan Bendahara MKKS,Taufik Setiawan dari rumahnya masing-masing.

Pukul 06.30 WIB :
Tim KPK menangkap Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar di rumah dinasnya sekitar pukul 06.30 WIB.

Pukul 12.05 WIB.
Kepala Seksi pada Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Budiman di sebuah hotel, di Cipanas, sekitar pukul 12.05 WIB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here