
BALI. Pernikahan Jusup Maruta Cahyadi dan Clarissa yang disebut-sebut sebagai Crazy Rich Surabayan menjadi sorotan karena berlangsung mewah. Namun, rupanya sempat akan dibatalkan gara-gara viral.
Itu diungkapkan ayah Jusup, Rendra Tjahjadi dalam konferensi pers di The Mulia Nusa Dua, Bali, Jumat (30/11/2018). Sambil tercekat Rendra menuturkan kedua pasangan tersebut sempat stres.
“Kalau bapak percaya omongan saya mereka stres berat, melihat fisiknya mereka saya memutuskan membatalkan, hanya karena dukungan temen-temen kita menguatkan diri, meneruskan acara ini,” kata Rendra.
Rendra menuturkan banyak berita tidak benar yang beredar. Termasuk, salah satunya soal foto prewedding yang disebut di lima benua.
“Itu kegiatan biasa kita acara keluarga setahun dua kali, lebaran dan natal. Kebetulan ada di Australia kita foto di Australia, di Eropa kita foto di Eropa. Jadi bukan khusus foto untuk prewed tapi stok foto yang ada,” tuturnya.
Rendra juga meluruskan informasi soal souvenir koin emas hingga doorprise mobil Jaguar di pesta pernikahan anaknya. Rendra menyebut video tersebut adalah konsep yang pertama.
“Video yang bergambar (koin emas) adalah draft awalnya. Masalah koin emas itu tidak benar, tidak ada Jaguar dan koin emas. Yang ada acara bertajuk penggalan dana untuk membantu keluarga atau rekan-rekan kita yang kesusahan pada saat ini, seperti di Donggala dan Palu, ” ” ucapnya.
Terkait kenapa video draf awal ini bisa beredar di medsos, Rendra mengaku akan diselediki pengacaranya, HK Kosasih yang juga menjabat Wakil Ketua Dewan Penasihat Dewan Pengurus Pusat Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (DPP IPHI).
“Akan diselidiki Pak Kosasih dari mana sumbernya. Kita nggak mau berpolemik, ini acara pernikahan biarkan acara ini lurus, bukan dari pihak kita yang menyebarkan. Banyak akun-akun yang megnatasnamakan Jusuf-Clarissa adalah palsu semua, saya mohon yang bikin itu untuk diturunkan semua,” urainya. (detik/@)












