Soal P2SEM, Kejati Jatim Tunggu LHA dari PPATK

0
21
Ricard

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim siap memenuhi permintaan data yang diminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) penuntasan penyidikan dugaan kasus korupsi Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim, Richard Marpaung mengatakan progres penyelidikan kasus P2SEM tinggal menunggu LHA (laporan hasil analisa) dari PPATK.

“Karena masalah perbankan, kami serahkan ke PPATK. Dan melengkapi apa saja yang kurang, maupun diminta oleh PPATK. Kami juga masih menunggu LHA nya. Jika ada hambatan maupun kekurangan data, Kejati siap membantu PPATK menyediakan yang kurang, ” ujarnya kepada wartawan di Kejati Jatim, Rabu 10 Oktober 2018.

Saat ini, lanjut Richard, Kejaksaan masih terus melakukan koordinasi dengan PPATK terkait penelusuran aliran dana kasus P2SEM. “Jika LHA dari PPATK keluar. Dari situ nantinya dapat diketahui siapa saja pihak-pihak yang ada kaitannya dengan aliran dana P2SEM,” ucapnya.

Terkait laporan tim Jaksa yang melakukan pemaparan di PPATK, Richard memastikan sudah ada. Tapi, pihaknya enggan merincikan dengan alasan laporan dari tim Jaksa bersifat rahasia. “Pasti ada laporan dari tim terkait hasil pemaparan di PPATK. Tapi sifatnya (laporan) rahasia. Jadi kami masih menunggu LHA dari PPATK,” tegasnya.

Seperti diketahui, Dana hibah P2SEM senilai lebih dari Rp 200 miliar dari Pemprov Jatim mengalir ke ratusan kelompok masyarakat pada 2008 silam. Untuk memperoleh dana hibah itu, proposal harus mengantongi rekomendasi anggota DPRD Jatim. Pada pelaksanaannya, terjadi penyelewengan.

Kejati Jatim mengusut kasus ini sejak 2009 dan sudah banyak yang dihukum, termasuk Ketua DPRD Jatim saat itu, almarhum Fathorrasjid. Kasus dibuka lagi setelah saksi kunci, dr Bagoes ditangkap di Malaysia Desember 2017 lalu, setelah buron sejak ditetapkan tersangka pada 2010 lalu. Dokter Bagoes kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya di Porong Sidoarjo. (bhi/tom)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here